6 Persiapan Kehamilan setelah Keguguran agar Lancar Sampai Persalinan

Posted on

Persiapan KehamilanKeguguran merupakan kenyataan pahit yang tidak diinginkan oleh setiap wanita. Tapi, kesedihan karena mengalaminya tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Selama masih bisa hamil lagi dan melakukan persiapan kehamilan yang lebih baik sampai persalinan, maka hal ini bisa dihindari agar tidak terulang.

Sebelumnya, hilangkan dulu hal-hal yang bisa menimbulkan rasa takut, cemas, dan khawatir, terutama memori tentang keguguran yang pernah Mom alami. Sebaliknya, jadikan pengalaman tersebut sebagai penyemangat untuk bisa kembali hamil dan melahirkan dengan sukses serta lancar.

Pikirkan tentang Momongan yang akan meramaikan isi rumah dan menghilangkan rasa kosong di hati akibat kehilangan saat keguguran pada kehamilan sebelumnya. Lantas, apa saja persiapan kehamilan yang dibutuhkan? Berikut pemaparannya yang bisa menjawab pertanyaan Mom tersebut.

Persiapan Kehamilan ke-1 Setelah Keguguran: Istirahat 1-2 Bulan

Persiapan pertama yaitu istirahat 1- 2 bulan atau 1-2 kali menstruasi yang fungsinya bukan hanya mengistirahatkan dan mengembalikan fungsi organ reproduksi yang mendukung proses kehamilan. Istirahat dalam periode waktu tersebut juga bisa mengembalikan kondisi psikis yang sempat merasa tertekan akibat keguguran.

Berbicara tentang organ reproduksi, sebenarnya wanita yang mengalami keguguran sudah bisa menstruasi dan kembali hamil tepat sebulan setelahnya. Tapi, beberapa dokter merekomendasikan untuk menunggu kesehatan reproduksi ini kembali normal sejalan dengan kesehatan psikis wanita yang mengalaminya.

Persiapan Kehamilan ke-2 Setelah Keguguran: Smart Thinking

Persiapan kedua masih ada hubungannya dengan yang pertama, yaitu kondisi mental. Setelah berusaha memotivasi diri dan mendapat dukungan dari keluarga, wanita yang ingin hamil lagi pascakeguguran harus bisa berpikir smart. Cari tahu melalui informasi yang bisa diperoleh secara akurat dari dokter kandungan tentang penyebab terjadinya keguguran tersebut.

Ada 2 kondisi kehamilan yang sering menjadi penyebab terjadinya keguguran, yaitu molar pregnancy dan ektopik. Molar pregnancy merupakan tumor jinak yang berkembang dalam rahim. Kondisi ini diawali oleh plasenta yang berkembang menjadi kista dalam jumlah yang tidak normal sehingga kehamilan tidak berkembang.

Sedangkan ektopik merupakan kehamilan yang terjadi di luar rahim, bisa di abdomen, serviks (leher rahim), atau organ lainnya. Jika keguguran yang terjadi karena kehamilan ektopik, maka dokter akan dilakukan tes terhadap tuba falopi. Karena, rusaknya organ ini membuat sel telur yang telah dibuahi tidak bisa menuju rahim untuk berkembang di sana.

Persiapan Kehamilan ke-3 Setelah Keguguran: Positive Thinking

Perlu Mom ketahui bahwa persentase seorang wanita mengalami keguguran beruntun sampai dua kali atau lebih itu, hanya 1%. Jadi, dengan berpikiran positif bahwa Mom bukan salah satu dari 1% itulah yang bisa dijadikan faktor utama keberhasilan kehamilan, terutama pada tahap persiapan ini.

Selain itu, berdoa dan berbaik sangka pada Allah, Sang Pemberi Kehidupan juga sangat penting untuk membuat Mom lebih siap untuk hamil lagi. Karena, berbaik sangka pada Allah juga memiliki korelasi dengan kekuatan untuk mensugesti diri bahwa untuk kehamilan berikutnya akan baik-baik saja, persalinan yang lancar, dan bayi yang lahir dengan sehat.

Persiapan Kehamilan ke-4 Setelah Keguguran: Lakukan Tes Intensif

Jika kondisi psikis atau mental sudah lebih baik, segera lakukan tes intensif untuk mengobati kelainan atau kerusakan pada organ reproduksi yang menjadi penyebab keguguran. Berbeda dengan psikis atau mental yang bisa kembali normal melalui konseling, dukungan dari keluarga, dan sugesti diri, maka tes dan pengobatan pada fisik jauh lebih kompleks.

Ada tes faktor hormonal, histeroslapingogram. USG, DNA, dan tes darah. Masing-masing tes memiliki fungsi berbeda tapi tujuannya sama, yaitu mengetahui kondisi organ reproduksi dan kesiapan untuk melakukan pembuahan.

Sedangkan pengobatan, tujuan spesifiknya adalah untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang bisa menjadi pemicu terulangnya keguguran. Infeksi-infeksi tersebut meliputi listeria, klamidia, toksoplasmosis, parvovirus, smpau infeksi pada bagian rahim dan vagina.

Persiapan Kehamilan ke-5 Setelah Keguguran: Rajin Olahraga

Olahraga juga bisa membuat tubuh Mom lebih siap untuk menghadapi kehamilan lagi. Selain tubuh fit, pikiran pun menjadi lebih fresh, apalagi jika dilakukan bersama suami di tempat yang sejuk seperti di taman atau yang terdekat, yaitu di kebun belakang rumah. Lakukan olahraga yang biasa dilakukan sebelum keguguran.

Intinya, tidak usah melakukan olahraga ekstrem seperti lari-lari 2 jam, aerobik 2 jam, dan olahraga lainnya yang dilakukan dalam waktu lama. Olahraga ekstrem kadang justru mempersulit hamil karena organ reproduksi kesulitan melakukan ovulasi. Cukup luangkan waktu 30 menit setiap pagi untuk pemanasan sekaligus senam atau sekadar lari-lari di tempat.

Persiapan Kehamilan ke-6 Setelah Keguguran: Perbanyak Makan Bayam

Selain makanan, persiapan lainnya, yaitu yang ke-6 menuju proses hamil yaitu dengan mengonsumsi makanan penyubur kandungan. Contohnya adalah bayam dan brokoli, karena kedu asayuran hijau ini memiliki kandungan asam folat cukup tinggi dan vitamin B yang mendukung terjadinya proses ovulasi dan mengurangi risiko terjadinya keguguran.

Bayam dan brokoli juga harus suami Mom konsumsi karena asam folat memberi pengaruh positif terhadap meningkatnya kualitas sperma. Selain itu, mempengaruhi proses penurunan genetik pada bayi yang berasal dari kedua orangtuanya sehingga bisa memperkecil kemungkinan terjadinya kelainan genetik.

Nah, sudah jelas bukan apa saja persiapan kehamilan yang Mom butuhkan untuk bisa melewati proses kehamilan dengan lancar? Bukan hanya fisik, tapi juga butuh persiapan mental agar lebih siap hamil. Persiapan yang baik dan terencana tentu bisa menghindarkan Mom dan ibu hamil lainnya dari risiko mengalami keguguran berulang.